Kisah Debora, Pekerja Sosial Dijuluki “Malaikat Tak Bersayap”

Kini, Debora telah menjadi seorang pekerja sosial yang telah menginspirasi banyak orang melalui dedikasinya. Ia pun aktif dalam komunitas Sego Lansia yang bergerak dalam misi kemanusiaan.

Kisah Debora, Pekerja Sosial Dijuluki “Malaikat Tak Bersayap”
Debora (tengah) bersama Zam-Zam dan ibunya.

Banyuwangi, HB.net - Menjalani peran sebagai pekerja sosial untuk membantu sesama setulus hati. Salah satunya adalah Debora Sri Partika Dewi (44), warga Perumahan Permata Giri, Banyuwangi. Sejak 2019, ia menjadi pekerja sosial masyarakat karena panggilan jiwa. Padahal saat itu, Debora yang sehari-harinya sebagai ibu rumah tangga ini, tengah mengalami keterpurukan.

Namun ia percaya, jika berbuat baik kepada sesama pasti ada pertolongan dari Tuhan Yang Maha Esa. Tak terhitung, berapa banyak orang yang hidup dalam kesusahan yang telah dibantunya melalui donasi para relawan dan donatur.

Kini, Debora telah menjadi seorang pekerja sosial yang telah menginspirasi banyak orang melalui dedikasinya. Ia pun aktif dalam komunitas Sego Lansia yang bergerak dalam misi kemanusiaan.

Bahkan, ibu dari dua anak ini berhasil mengubah hidup seorang remaja bernama Zam zam. Pemuda berusia 20 tahun yang berasal keluarga tidak mampu tersebut sempat putus asa karena penyakit TBC Kelenjar yang dideritanya.

Berkat pendampingan dan kepedulian Debora, pemuda yatim itu mendapatkan kembali semangat hidupnya melawan penyakitnya. Kini, Zam-zam telah sembuh total. Ia pun bersemangat meraih cita-citanya, dan belum lama ini telah diterima di perusahaan perbankan milik BUMN.

Kisah Debora Dampingi Zam Zam Hingga Sembuh. Singkat cerita, pada 3 Maret 2023, Debora mendapatkan informasi akan kondisi Zam-zam yang begitu mengenaskan. Tak berpikir panjang, Debora langsung mendatangi rumah kontrakan keluarga Zam-zam yang berada di Perumahan Brawijaya Regency.

"Saat itu zam-zam masih tidak mau untuk diantarkan berobat, karena itu tadi dia lelah dan putus asa akan keadaan," kata Debora, Minggu (15/10/2023).

Namun, berkat bimbingan dan dukungan Debora yang tak kenal lelah sebagai seorang pekerja sosial dengan pengalaman luasnya, akhirnya Zam-Zam  memiliki semangat kembali untuk sembuh.

Debora mengambil pendekatan holistik, membimbing Zam-Zam untuk memahami potensinya dan merencanakan tujuannya agar memikirkan masa depannya yang panjang demi membahagiakan orang tuannya yang kini tinggal ibundanya.

"Alhamdulillah Zam-Zam bersedia kami bawa ke rumah sakit. Setelah melewati berbagai proses pemeriksaan, Zam-Zam didiagnosa menderita penyakit TBC kelenjar," ungkapnya.

Tak sampai disitu, Zam-Zam yang merupakan warga tak mampu itu juga dibantu mengurus keperluan administrasi sehingga mendapatkan perawatan medis gratis oleh pemerintah. Kursi roda pun diberikan secara gratis.

Sementara itu, Zam Zam dan orang tuanya sangat berterimakasih kepada Debora yang telah mereka anggap seorang malaikat tanpa sayap.

Dengan kisah ini, kita dapat memetik inspirasi tentang kekuatan pendampingan dan komitmen seorang pekerja sosial dalam membimbing individu yang membutuhkan. Debora Sri Partika Dewi adalah contoh nyata bagaimana kepedulian dan dorongan dapat mengubah arah hidup seseorang, membawa harapan, dan membentuk masa depan yang lebih baik. (guh/diy)