Kisah Tenaga Pemasaran Prudential Syariah

Wahdini Anastase (Maya) merupakan satu dari 130 ribu tenaga pemasar Prudential Syariah di Surabaya.

Kisah Tenaga Pemasaran Prudential Syariah
Wahdini Anastase (Maya) saat berbagi informasi tentang kisahnya.

Surabaya, HARIANBANGSA.net - Wahdini Anastase (Maya) merupakan satu dari 130 ribu tenaga pemasar Prudential Syariah di Surabaya. Maya berhasil membantu salah satu pesertanya, seorang ibu yang suaminya meninggal saat pandemi Covid-19.

Ia melakukan klaim untuk mencairkan santunan asuransi sebesar Rp 1 miliar, untuk kemudian digunakan keluarga yang ditinggalkan membiayai kelangsungan hidup rumah tangga. Di saat yang bersamaan anak dari pasangan tersebut sedang menempuh pendidikan kuliah di luar negeri.

Pengalamannya dalam membantu peserta dan keluarganya merupakan wujud dedikasi seorang tenaga pemasar dalam menjalankan tugasnya untuk memastikan perlindungan nasabah (customer protection) dan pelayanan terbaik dari berbagai potensi risiko yang timbul.

Ia secara konsisten mengedukasi peserta dan calon peserta secara bertahap. Maya meyakini adanya kebutuhan yang berbeda di setiap jenjang kehidupan. Kasus lainnya yang pernah dibantu Maya termasuk beberapa pasien penyakit jantung yang perawatannya menghabiskan waktu yang cukup lama.

Singkat kata, Maya membantu peserta tersebut dengan selama 48 hari di rumah sakit dengan total klaim sekitar Rp 700 juta. Ada pula kasus penggantian katup jantung sekitar Rp 400 juta dengan manfaat rawat jalan hingga 90 hari setelah tindakan yang juga diklaim oleh Prudential Syariah.

Dari pengalaman Maya, ia mendapatkan gambaran mengenai stigma yang terjadi di tengah masyarakat.Yaitu mereka menyadari pentingnya asuransi kesehatan ketika risiko telah terjadi. Sayangnya, stigma ini justru memperkecil kesempatan mereka untuk mendapatkan asuransi kesehatan. Waktu terbaik untuk memiliki asuransi adalah ketika mereka belum membutuhkan, yaitu saat ini.

"Memahami pengaturan finansial yang baik dan benar merupakan suatu hal yang penting. Termasuk memahami pentingnya proteksi kesehatan yang tepat untuk mempersiapkan diri menghadapi segala perubahan di setiap jenjang kehidupan," katanya.

Dengan menjadi tenaga pemasar, ia tidak hanya dapat membantu para peserta dan keluarganya terproteks dari risiko kesehatan dan jiwa. Namun juga meningkatkan kualitas hidup peserta dan timnya.

"Dengan menjadi peserta asuransi syariah, para peserta asuransi akan berkontribusi untuk saling tolong-menolong antarsesama peserta.Terutama ketika terjadi risiko. Prudential Syariah akan terus berkomitmen mengutamakan kebutuhan peserta,nmemastikan mereka mendapatkan layanan terbaik dari para tenaga pemasar," jelas dia.

Prudential Syariah juga terus berupaya dan memastikan agar para tenaga pemasaran menjadi financial advisor dengan memberikan pelatihan yang profesional. Tujuannya agar mereka tumbuh menjadi tenaga pemasar yang memiliki dedikasi, empati, kepedulian tinggi terhadap kebutuhan peserta.(diy/rd)