Teologi Islam Kontemporer Ilmu yang Luar Biasa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri Pengukuhan Guru Besar Teologi Islam Kontemporer Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya ke-88, Achmad Muhibbin Zuhri.

Teologi Islam Kontemporer Ilmu yang Luar Biasa
Wali Kota Eri saat menghadiri pengukuhan Guru Besar Ilmu Bidang Teologi Islam Kontemporer UINSA Surabaya ke-88, Achmad Muhibbin Zuhri.

Surabaya, HARIANBANGSA.net - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri Pengukuhan Guru Besar Teologi Islam Kontemporer Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya ke-88, Achmad Muhibbin Zuhri. Acara ini diadakan di Gedung KH. Syaifudin Zuhri Sport Center UINSA, Rabu (20/12).

Dalam pengukuhan guru besar Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) itu, juga dihadiri oleh Rektor UINSA Surabaya Akhmad Muzakki serta jajaran guru besar lainnya.

Eri mengucapkan selamat atas dilantiknya Achmad Muhibbin Zuhri. Dia mengatakan, Achmad Muhibbin Zuhri adalah salah tokoh panutan. Bahkan gurunya sehingga menjadi wali kota seperti saat ini.

Dirinya yakin, dilantiknya Achmad Muhibbin Zuhri sebagai guru besar Teologi Islam Kontemporer di UINSA akan membawa perubahan. Karena menurutnya dengan adanya Teologi Islam Kontemporer, maka rasa toleransi yang tinggi akan terwujud di Indonesia, khususnya Kota Surabaya.

Ia mengungkapkan, pembangunan Kota Surabaya tidak lepas dari keilmuan yang dibawakan oleh Achmad Muhibbin Zuhri. “Ini ilmu yang luar biasa, saya membangun Kota Surabaya dengan rasa kekeluargaan. Ilmu ini diambil dari Cak Hibbin ini, karena sebuah kota akan menjadi baldatun toyibatun warobun ghofur kalau semua didasarkan agama,” kata Wali Kota Eri.

Wali kota yang akrab dengan sapaan Cak Eri itu berharap, dengan adanya keilmuan di bidang Teologi Islam Kontemporer maka rasa toleransi di Kota Surabaya akan semakin kuat.

"Surabaya hari ini menjadi kota besar yang memiliki rasa toleransi pertama, karena itu teologi islam kontemporer ini harus diwujudkan, maka nilai kejahatan dan saling menghujat itu akan turun di kota ini,” harapnya.

Cak Eri menambahkan, kehadiran Achmad Muhibbin Zuhri sebagai guru besar di UINSA Surabaya, akan semakin memberikan kontribusi untuk Pemkot dan Kota Surabaya. “Semoga dengan jabatan baru sebagai profesor, bisa memberikan kekuatan batiniah tidak pernah berhenti berkhidmat pada umat, dan memberikan sumbangsih untuk kota ini,” pungkasnya. (ari/rd)