Pemkot Dukung Ide Kemenag Kampung Qoryah Sakinah, dari Prasejahtera Bakal Jadi Makmur Sejahtera

Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji dalam sambutannya mengatakan, dana bantuan senilai Rp 424 juta itu diperuntukan non fisik.

Pemkot Dukung Ide Kemenag Kampung Qoryah Sakinah, dari Prasejahtera Bakal Jadi Makmur Sejahtera
Wali Kota Malang didampingi Kepala Kemenag menyerahkan bantuan sembako kepada warga yang ditemuinya di Kampung Qoryah Sakinah di RW 7, Kelurahan Tanjungrejo, Sukun Kota Malang.

Kota Malang, HB.net - Pemerintah kota (Pemkot) Malang serius memberikan perhatian kepada Kampung Qoryah Sakinah di RW 7 Kelurahan Tanjungrejo, Sukun Kota Malang. Pemkot bertekad mengentaskan kehidupan warga pra sejahtera menjadi makmur sejahtera. Perhatian serius tersebut dirupakan pemberian bantuan dana sebesar Rp 424 juta dari Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) secara simbolis kepada Camat Sukun I Ketut Widi Wiriawan.

Dana dari Bazda itu nantinya digunakan untuk pemberdayaan dan penguatan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan selama satu tahun. Selain itu, Kampung Qoryah Sakinah juga mendapatkan bantuan dari Baznas Kota Malang sebesar Rp 208.600.000. Bantuan mayoritas berupa barang. Bantuan diserahkan Wali Kota Malang Drs H Sutiaji secara simbolis dilanjutkan Kepala Kemenag Dr H Mochtar Hazawawi, M.Ag, Ketua DPRD I Made RK, Kapolresta Makota Kombes Pol Simarmata, Dandim 0833 Letkol Arm Ferdian P, Kajari Andi Darmawangsa dan tamu undangan khusus lainnya di RW 7 Kampung Qoryah Sakinah, Kelurahan Tanjungrejo, Sukun Kota Malang, Kamis (6/05).

Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji dalam sambutannya mengatakan, dana bantuan senilai Rp 424 juta itu diperuntukan non fisik. Tepatnya untuk pemberdayaan masyarakat melalui penguatan dan peningkatan ekonomi kreatif plus bantuan sektor lainnya.

"Kami berkeinginan memajukan kehidupan (mereka) di RW 7 Kampung Qoryah Sakinah. Memiliki jumlah penduduk 1.152 jiwa atau 364 KK mayoritas pra sejahtera dan mengalami kelemahan sisi agama, pendidikan, ekonomi serta keharmonisan,"kata Sutiaji.

"Bukan itu saja perhatian dari Pemkot, kami pun telah mengusulkan Kampung Qoryah Sakinah ke Kementerian PUPR Jakarta adanya pemetaan wilayah bebas kumuh. Dimana setiap rumah nantinya bakal mendapatkan bantuan dana sewa Rp 144 juta/rumah,"imbuhnya.

Pemkot bertekad membebaskan kawasan kumuh di Kota Malang seluas 210 hektare menjadi kota sehat dan berkualitas serta bermartabat. Didukung dengan nilai penguatan keagamaan, pendidikan, perekonomian serta kebersamaan. Bersama Kementerian agama (Kemenag) Kota Malang terkait pembentukkan Kampung Qoryah Sakinah, Pemkot Malang mensupport melalui OPD terkait seperti Kesra, Dispenduk Capil, Dindikbud, Baznas dan lainnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Malang, Dr H Mochtar Hazawawi, M.Ag menuturkan, Kampung Qoryah Sakinah sebelumnya adalah kampung penampungan atau Kampung Zakat. Kini berubah menjadi Kampung Qoryah Sakinah, diberdayakan sejak tahun 2019 hingga sekarang dan akan terus berkelanjutan.

Wali Kota Malang Drs H Sutiaji didampingi Kepala Kemenag Mochtar Hazawawi menyerahkan bantuan dana progres setahun dari Bazda senilai Rp 424 juta, di acara Kampung Qoryah Sakinah, Kamis (6/05/2021). Foto : Humas Pemkot Malang

"Warga RW 7 kebanyakan berprofesi pemulung, tukang becak, dagang kelilingan atau usaha buruh lainnya. Mereka memiliki 4 kelemahan sisi ilmu agama, pendidikan, ekonomi serta jauh dari kehidupan harmoni. Sehingga belasan tenaga penyuluh dari Kemenag, diterjunkan untuk memperkuat 4 sisi tersebut,"tutur Mochtar.

"Pada prinsipnya, Kemenag Kota Malang fokus pada pembinaan sisi agamanya seperti pembentukan Majelis Ta'lim dan TPQ. Sedangkan, sisi ekonomi dan pendidikan. Kemenag menggandeng beberapa lembaga seperti Baznas, UIN Maliki, Univ. Widyagama dan beberapa OPD terkait (Dispenduk Capil, Dindikbud, Kesra dan lainnya)," sambungnya. (iwa/hms/ns)