Target Kemenag Probolinggo, Tuntaskan 1 Juta Vaksin Booster

Untuk itu, Kemenag melaksanakan gerakan 1 juta vaksinasi booster untuk tahap 2 yang dilakukan serentak di 21 titik Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan serta Kantor PCNU Kota Kraksaan (KUA Kraksaan, KUA Krejengan dan KUA Pajarakan).

Target Kemenag Probolinggo, Tuntaskan 1 Juta Vaksin Booster
Kepala Kemenag, Sruji Bahtiar.

Probolinggo, HB.net - Kemenag Kabupaten Probolinggo terus bergerak untuk menuntaskan target gerakan satu juta vaksin booster dapat terselesaikan sempurna. Hal itu ditegaskan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Seruji Bahtiar, Jumat (22/04/2022).

Untuk itu, Kemenag melaksanakan gerakan 1 juta vaksinasi booster untuk tahap 2 yang dilakukan serentak di 21 titik Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan serta Kantor PCNU Kota Kraksaan (KUA Kraksaan, KUA Krejengan dan KUA Pajarakan). 

Selain itu juga lembaga Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di bawah naungan Kantor Kemenag.

Sasaran dari gerakan 1 juta vaksinasi booster untuk tahap 2 ini adalah guru RA, MI, MTs, MA non PNS dan majelis taklim serta PHDI (Parisadha Hindu Dharma Indonesia) dan WHDI (Wanita Hindu Dharma Indonesia) di Kabupaten Probolinggo. Persyaratannya membawa sertifikat vaksin sebelumnya dan membawa KTP atau KK.

"Program 1 juta vaksinasi booster ini dilakukan untuk mengantisipasi lebaran. Supaya masyarakat yang mau mudik itu merasa aman dan nyaman ketika berkumpul dengan keluarganya," ujarnya.

Untuk tahap 1 dimulai pada 12-22 April 2022 di 28 titik meliputi Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Masjid Agung Ar Raudlah Kraksaan, PPS Darul Falah Pajarakan serta 24 KUA Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.

“Sasarannya adalah ASN Kemenag dan masyarakat umum. Untuk tahap pertama ini kita menyiapkan 7.446 paket bingkisan bagi kaum dhuafa. Mereka akan mendapatkan santunan kalau mau divaksin. Jika tidak mau divaksin tidak kita beri santunan,” jelasnya.

Disamping memprioritaskan vaksinasi booster terang Bahtiar, pihaknya juga tetap melayani masyarakat yang akan melaksanakan vaksinasi dosis 1 dan 2.

Dengan 60-70 persen tervaksin, maka herd immunity sudah bisa terbangun. Diharapkan juga semua kegiatan dan aktifitas sudah bisa dilakukan kembali dengan normal, terutama di bidang ekonomi. “Kasihan masyarakat, terutama PKL maupun pelaku travel. Itulah niat utama kita melakukan gerakan 1 juta vaksinasi booster,” ujarnya. (ndi/diy)