BPJS Ketenagakerjaan Kediri Grebek Pasar Bandar Kota Kediri, Rabu 20 Desember 2023

“Saat ini BPJS Ketenagakerjaan sedang gencar melakukan sosialisasi masif kepada pekerja Bukan Penerima Upah (pekerja informal) antara lain seperti pedagang yang kita sasar hari ini yang jumlahnya berkisar 60

BPJS Ketenagakerjaan Kediri Grebek Pasar Bandar Kota Kediri, Rabu 20 Desember 2023

Kediri, HB.net - Guna meningkatkan universal coverage kepesertaan dan meningkatkan brand awareness, BPJS Ketenagakerjaan memiliki kegiatan kampanye Kerja Keras Bebas Cemas yang telah dimulai sejak 20 Oktober 2022. Kampanye ini bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat pekerja dan keluarga untuk bisa bekerja bukan hanya dengan semangat tetapi juga dengan tanpa rasa khawatir dan cemas saat melakukan aktivitas pekerjaan sehari-hari.

“Kali ini BPJS Ketenagakerjaan kembali melakukan kampanye KERJA KERAS BEBAS CEMAS di pasar Bandar Kota Kediri dengan harapan dapat meningkatkan universal coverage kepesertaan khususnya pekerja sektor informal seperti pedagang, tukang becak, tukang parkir,” terang Imam Haryono Safii, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kediri.

Dengan hanya iuran Rp16.800,- per bulan, pekerja terlindungi dengan dua program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yakni jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM).

Apabila pekerja mengalami kecelakaan kerja, maka semua biaya medis akan ditanggung oleh BPJS ketenagakerjaan dan apabila meninggal biasa, akan mendapatkan santunan sebesar Rp42 juta dan beasiswa untuk 2 orang anak jenjang TK sampai kuliah maksimal Rp174 juta dengan masa iuran minimal 3 tahun.

“Saat ini BPJS Ketenagakerjaan sedang gencar melakukan sosialisasi masif kepada pekerja Bukan Penerima Upah (pekerja informal) antara lain seperti pedagang yang kita sasar hari ini yang jumlahnya berkisar 60% dari total seluruh pekerja di Indonesia,” jelas Imam.

“Hingga saat ini, jumlah pekerja yang telah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan adalah sebanyak 40,2 juta pekerja, jumlah tersebut 7,2 jutanya adalah pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah”, terang Imam

Diketahui kegiatan tersebut dilakukan secara bertahap di 122 Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan yang tersebar di seluruh Indonesia. Dan selain sosialisasi di Lapangan, kami juga melakulan edukasi melalui Radio di setiap cabang-cabang tersebut. (tri/ns)