GrabKitchen Diluncurkan di Lima Titik Surabaya

GrabKitchen Diluncurkan  di Lima Titik Surabaya
Head of Marketing GrabFood, Grab Indonesia, Hadi Surya Koe (kiri) bersama mitra GrabFood memeragakan kecepatan layanan GrabKitchen.

Surabaya, HARIAN BANGSA - Aplikasi serbabisa Grab, kembali memberi kemudahan kepada warga Surabaya dan sekitarnya. Mereka tak perlu kesulitan untuk memesan kuliner dengan berbagai jenis yang ada. Upaya Grab adalah dengan membuka lima titik GrabKitchen di Surabaya.

Kelima titik tersebut berada di daerah Kertajaya, Kedungsari, Tenggilis, Darmo Permai, dan Pasar Atom. Hal ini akan memudahkan konsumen memesan makanan minuman lebih dari satu mitra GrabFood di setiap lokasi.

“GrabKitchen adalah sebuah cloud kitchen yang menyatukan berbagai piilihan makanan dan minuman atau food and beverage (F&B) dalam satu lokasi. Ini untuk menjawab permintaan pasar yang belum terpenuhi di wilayah-wilayah tertentu dengan pemanfaatan data,” ungkap Head of Marketing GrabFood, Grab Indonesia, Hadi Surya Koe, Rabu (12/2).

Menurut Hadi, dengan GrabKitchen para mitra GrabFood dapat mendorong pertumbuhan bisnis. Pasalnya, platform ini biaya dan risikonya rendah. Hal ini juga mendorong mereka untuk menjangkau lebih banyak pelanggan sehingga dikenal luas oleh masyarakat.

“Ini menjadi prestasi bisnis yang menggembirakan sepanjang 2019 karena GrabFood menjadi layanan pesan antar makanan terbesar di Asia Tenggara,” kata Hadi Surya Koe.

GrabKitchen menawarkan peluang investasi, terutama bagi mitra GrabFood, ke wilayah-wilayah baru. Selain itu, memberikan kesempatan dan menjangkau banyak konsumen melalui pemanfaatan teknologi dan data.

Menurut Hadi, konsep cloud kitchen dapat membantu menekan biaya operasional. Pasalnya, sebagian besar layanan cloud kitchen merupakan layanan delivery only. Dengan demikian, mereka tak perlu mengeluarkan investasi besar untuk biaya sewa tempat.

Selain itu, para mitra usaha mendapat dukungan pemasaran dalam aplikasi GrabFood. Hal ini sebagai upaya meminimalisir kendala ketika para pengusaha ini akan berekspansi.

Sementara itu, pemilik Ayam Bakar Taliwang Sasak Tulen, Ehsan mengatakan, pihaknya sangat senang bisa mengembangkan usaha bersama GrabKitchen.”Hal ini menarik karena konsep yang ditawarkan Grab membuat kami lebih fokus melayani permintaan konsumen. Selain itu, minim risiko,” jelasnya.

Sedangkan Co-Founder Greenly Edrick Joe Soetanto mengatakan bahwa GrabKitchen merupakan sarana pengembangan bisnis yang tepat. Apalagi invetasinya relatif lebih rendah dibandingkan membuka cabang baru yang membutuhkan modal besar.(rd/dur)