Repoeblik Onthel Sidoarjo (ROS) Wisata Religi ke Tiga Makam

Puluhan anggota komunitas sepeda Repoeblik Onthel Sidoarjo (ROS) menggelar wisata religi ke tiga tempat.

Repoeblik Onthel Sidoarjo (ROS) Wisata Religi ke Tiga Makam
Komunitas sepeda Repoeblik Onthel Sidoarjo (ROS) di Makam Ploklamator Bung Karno di Blitar.

Sidoarjo, HARIANBANGSA.net - Puluhan anggota komunitas sepeda Repoeblik Onthel Sidoarjo (ROS) menggelar wisata religi ke tiga tempat. Yaitu, Makam Troloyo Mojokerto, Makam Gus Dur di Jombang, dan Makam Ploklamator Bung Karno di Blitar, Minggu (18/12).

Rombongan berangkat dari Perumahan Magersari dengan menggunakan satu bus. “Tujuan kami berwisata religi adalah mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, menyegarkan rohani, serta membuka wawasan tentang sejarah bangsa dan penyebaran agama Islam,” jelas Penasihat ROS, Broil, Selasa (20/12).

Berbeda dengan kostum yang biasa mereka gunakan saat gowes setiap Minggu pagi dengan mengenakan kostum perjuangan dan baju kuno, kali ini 60 anggota ROS mengenakan busa agamis.

“Namun semangat kita tetap sama karena wisata religi semacam ini sekaligus bisa merekatkan persaudaraan anggota dan keluarga ROS. Ke depan wisata religi seperti ini akan rutin kita gelar,” ucapnya.

Usai ziarah di makam Bung Karno, mereka  berwisata ke Kampung Coklat.

Saat ini anggota ROS berjumlah 105 orang dan menjadi komunitas sepeda tua terbesar di Kota Delta. Setiap Minggu pagi, dirinya bersama anggota rutin ngontel keliling kota menggunakan sepeda tua dengan busana khas.

“Tujuan gowes sendiri adalah mendorong masyarakat agar hidup sehat dengan olah raga bersepeda. Sekaligus kampanya mengurangi dampak buruk emisi gas buang kendaraan bermotor,” katanya.

Selain wisata religi, aneka kegiatan telah digelar anggota ROS. Yang terakhir, pada Hari Pahlawan 10 Nopember 2022 lalu, ROS bersama komunitas sepeda yang lain menggelar ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Sidoarjo.

ROS dibentuk pada 18 Oktober 2009 dan terus berkembang hingga beranggotakan 105 onthelis. “Profesi anggota kami beragam meliputi petani, tukang becak, guru, direktur perusahaan, dosen serta anggota TNI AL, dan beragam profesi yang lain,” imbuh Broil.(cat/rd)