TNI AL Lakukan Vaksinasi di SMPN 7 Malteng

Target yang dilaksanakan vaksinasi sekitar 293 pelajar dan merupakan lanjutan dari kegiatan vaksinasi yang secara tetus-menerus dilaksanakan oleh Lantamal IX sehingga bisa tercapai kekebalan komunal.

TNI AL Lakukan Vaksinasi di SMPN 7 Malteng
Vaksinasi yang dilakukan di SMPN 7 Malteng.
TNI AL Lakukan Vaksinasi di SMPN 7 Malteng

Maluku, HB.net - Guna mendorong percepatan kegiatan belajar mengajar, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX memberikan vaksinasi siswa-siswi SMP Negeri 7 Jl Raya Tulehu Salahutu Maluku Tengah (Malteng). Kegiatan terselengara dengan melibatkan personel Rumkital dr. FX. Suhardjo Lantamal IX. Sabtu, (16/10).

Komandan Lantamal IX Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina, M.M., M.T., melalui Karumkital dr. FX. Suhardjo Lantamal IX Letkol Laut (K) drg. Bambang Teguh, M Mars., menyampaikan, serbuan vaksinasi ini akan terus dilaksanakan dalam rangka mendukung pemerintah untuk mendorong percepatan kegiatan belajar mengajar.

Hal itu juga selaras dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono untuk berjuang dan saling bahu membahu dalam percepatan penanganan Covid-19. Target yang dilaksanakan vaksinasi sekitar 293 pelajar dan merupakan lanjutan dari kegiatan vaksinasi yang secara tetus-menerus dilaksanakan oleh Lantamal IX sehingga bisa tercapai kekebalan komunal.

Siswa-siswi datang ke sekolah untuk mendapatkan vaksinasi dengan didampingi orang tua masing-masing.

Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Malteng, Ronny Samallo mengucapkan terimakasih kepada Lantamal IX yang telah mendukung penuh kegiatan vaksinasi sehingga dapat terlaksana dengan lancar dan kegiatan untuk pelajar SMP ini merupakan yang pertama di wilayah Malteng.

“Diharapkan dengan kegiatan vaksinasi nantinya dapat mendukung proses pembelajaran tatap muka (PTM) untuk masa depan anak-anak bangsa kita sukses. Meskipun nantinya sudah diperbolehkan PTM, tetapi harus tetap memakai masker, jaga jarak dengan teman, jangan berkerumun. Selain itu, kita juga harus mulai disiplin karena pandemi ini belum berakhir. (dev/diy)