Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin, Tertantang Membangun Bangkalan Lebih Kreatif dan Inovatif

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin, Tertantang Membangun Bangkalan Lebih Kreatif dan Inovatif
Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin.

Gerak cepat pemerintahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak dalam satu tahun kepemerintahannya, menginspirasi kepala daerah yang lain untuk mengimbanginya. Bagaimana dengan Kabupaten Bangkalan yang secara geografis sangat dekat dengan Surabaya sebagai pusat pemerintahan Jawa Timur? Berikut wawancara wartawan HARIAN BANGSA Ahmaf Fauzi dengan Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin.

 

BUPATI Bangkalan yang akrab disapa Ra Latif ini sangat mengapresiasi apa yang dicontohkan Gubernur Khofifah dan Wagub Emil. Hanya dalam waktu satu tahun, apa yang dilakukan Gubernur sangat menginspirasi. Selalu bergerak, dan rapat-rapat pun tidak harus di kantor gubernuran, bisa dimana saja ketika diperlukan.

 

Muaranya tentu dalam kepemerintahannya kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur akan meningkat tajam. Gubernur ingin semua daerah menggali potensi yang ada untuk dikedepankan. Tidak boleh malu untuk menjual potensi yang dimiliki.

 

“Misalnya saja di lembaga pondok pesantren. Gubernur Khofifah menginginkan satu produk satu pesantren. Bangkalan pernah diminta data perihal pondok pesantren mana yang menghasilkan produk. Pesan Gubernur, ‘Ya kalau cuman minuman mineral ya jangan dimasukkan soalnya sudah umum,”ujar Bupati usai acara pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemkab Bangkalan beberapa waktu lalu.

 

Untuk bisa masuk dalam daftar sebagai produk unggulan, produk itu tidak boleh hanya memiliki nilai ekonmis tinggi saja. Produk itu harus ada nilai kreatif dan kreasi sebagai sebuah produk yang memiliki pembeda dari produk lainnya.

 

“Ini artinya Gubernur memberi tantangan pada kita untuk menggali potensi daerah dan disajikan dengan penuh kreasi dan inovasi,”papar Ra Latif.

 

Penakanan seperti itu langsung ditindak lanjuti Pemkab Bangkalan dengan langkah kongkrit. Lembaga dan OPD terkait diminta untuk menyinkornkan dengan program-program Pemprov Jatim agar ada kesesuaian langkah dan kebijakan.

 

“Pemerintah Kabupaten Bangkalan akan terus menyelaraskan dengan program pemerintah provinsi Jawa Timur  dengan mengembangkan program santri enterpreneur yang segera dilaksanakan,”terang Ra Latif.

 

Berdasarkan data dari BPWS tadi, angka perekonomian Bangkalan tahun ini cenderung lebih baik dari pada tahun sebelumnya.

 

"Saya berharap kedepannya melalui program yang ditetapkan oleh pemerintah provinsi Jawa Timur, Kabupaten Bangkalan bisa terbantu, khususnya dalam hal perekonomian,"pungkas dia. (*)