Pedagang Sambut Baik Inovasi Digital Semar Gareng Petruk Bagong

Para pedagang dan para pelaku industri kecil menengah (IKM) menyambut baik diluncurkannya inovasi pelayanan berbasis digital Semar Gareng Petruk Bagong

Pedagang Sambut Baik Inovasi Digital Semar Gareng Petruk Bagong
Bupati, pejabat BI perwakilan Jatim, pejabat Bank Jatim, dan OJK meninjau stan pedagang berbasis digital Semar Gareng Petruk Bagong.

Mojokerto, HARIAN BANGSA.net - Para pedagang dan para pelaku industri kecil menengah (IKM) menyambut baik diluncurkannya inovasi pelayanan berbasis digital Semar Gareng Petruk Bagong

Mereka menganggap kolaborasi Pemkab Mojokerto dan Bank Jatim dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian di tengah pandemi Covid-19. Serta untuk mencegah maupun mengurangi penularannya.

Yusuf Lukmansyah, pedagang Pasar Kedung Maling, merasa sangat terbantu dengan adanya program pelayanan berbasis digitalisasi Semar Gareng Petruk Bagong. Dia lebih nyaman dan aman untuk melakukan transaksi jual beli. Sebab, proses pembayarannya dengan nontunai.

"Program aplikasi dari Bank Jatim itu membuat saya bersama pedagang lainnya lebih bersemangat untuk berjualan, karena menghindari kontak langsung saat pandemi ini,” katanya, Rabu (8/9).

Mudah-mudahan, lanjutnya, masyarakat luas juga bisa memanfaatkan aplikasi dari Bank Jatim. Sehingga kegiatan jual beli di pasar pasar dan toko lainnya semakin semarak.

Mas'alan, pedagang arloji, dan Aas,  pedagang pakaian, sepakat mengatakan, sangat mendukung program inovasi pelayanan ini.

“Kami bersyukur dengan adanya sistem pembayaran nontunai dengan memakai pembayaran digitalisasi dari aplikasi Bank Jatim. Kami akan bersemangat untuk berjualan, tidak ada kontak pembayaran langsung dengan pembeli," kata Mas'alan yang diamini oleh Aas.

Sedangkan Plt Kadis Disperindag H Iwan Abdilah menyampaikan, peluncuran inovasi pelayanan berbasis digitalisasi Semar Gareng Petruk Bagong bertujuan memberikan kemudahan kepada para pedagang dan pelaku IKM dalam melakukan kegiatan bisnisnya di tengah pandemi.

Program Aplikasi Gareng adalah suatu inovasi untuk mempermudah para pelaku usaha untuk membayar restribusi tera atau tera ulang. Bagong adalah suatu inovasi memberikan bantuan sosial timbangan meja atau timbangan kodok pada 200 pedagang atau pelaku IKM

Petruk adalah suatu inovasi pelayanan dengan membebaskan biaya. Baik biaya restribusi maupun reparasi timbangan yang muncul sebagai akibat pelayanan jemput bola di sidang tera kecamatan.

Semar adalah suatu inovasi mempermudah pedagang pasar dalam membayar restribusi pasar. Pembayaran melalui kartu elektronik atau e-money, yang dikeluarkan oleh Bank Jatim. Inovasi ini terhubung pada rekening bendahara penerimaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto.

Launching inovasi pelayanan berbasis digitalisasi Semar Gareng Petruk Bagong tersebut dihadiri oleh bupati, Pimpinan Cabang Bank Jatim Mojokerto Eko Yudi Prastowo, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim Budi Hanoto,  dan Deputi Kepala Perwakilan BI Jatim Imam Subarkah.(ris/rd)