Pemkab dan BNTNBTS Gelar Audensi Soal Pengelolaan Terminal Wisata Jembatan Kaca

Pj. Bupati Probolinggo Ugas Irwanto, S.Sos., bersama tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menuju lokasi rencana pengelolaan Terminal Wisata Seruni Point dan Jembatan Kaca.

Pemkab dan BNTNBTS Gelar Audensi Soal Pengelolaan Terminal Wisata Jembatan Kaca
Pj Bupati Ugas bersama BBNBTS saat melihat jembatan kaca Bromo.

Probolinggo, HB.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) melakukan audiensi rencana pengelolaan Terminal Wisata Seruni Point dan Jembatan Kaca, di Terminal Wisata Seruni Point Kecamatan Sukapura.

Pj. Bupati Probolinggo Ugas Irwanto, S.Sos., bersama tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menuju lokasi rencana pengelolaan Terminal Wisata Seruni Point dan Jembatan Kaca. Pembangunan Terminal Wisata Seruni Point adalah sebagai tempat singgah yang disediakan dengan berbagai fasilitas pendukung sebelum ke arah Puncak Seruni Point.

Penataan KSPN BTS tahap I berupa pembangunan Terminal Wisata Seruni Point dan peningkatan infrastruktur permukiman Cemoro Lawang yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Jawa Timur Direktorat Jenderal Cipta Karya.

“Tentunya pembangunan Terminal Wisata Seruni Point memiliki manfaat yaitu sebagai tempat singgah dengan berbagai fasilitas pendukung sebelum ke Puncak Seruni Point dan lokasi itu juga sebagai tempat untuk melihat matahari terbit. Sedangkan pengembangan infrastruktur permukiman di Cemoro Lawang untuk perbaikan infrastruktur yang mendukung ketahanan bencana, pariwisata dan permukiman sekitar,” katanya.

“Terima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah merampungkan pekerjaan penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo Tengger Semeru (BTS) tahap I di wilayah Kabupaten Probolinggo. Terminal Wisata Seruni Point dan Jembatan Kaca diproyeksikan akan menjadi Landmark dan magnet wisata baru di KSPN BTS,” imbuhnya.

Ada hal yang harus diperhatikan bahwa tempat wisata ini harus bersih yaitu ada tanggung jawab bersama terhadap kebersihan, salah satunya seperti menyediakan tempat sampah di tiap-tiap titik.

“Seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo sudah melakukan uji coba pengolahan sampah dan apabila berhasil akan dibangun tempat pengolahan sampah di lokasi wisata kawasan Bromo ini,” terangnya.

Mendampingi Pj. Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari beserta sejumlah OPD terkait dan Kepala BBTNBTS, Hendro Wijanarko. Turut hadir pula pejabat dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Jawa Timur, Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur (BGTS) Kementerian PUPR, Sekretaris Direktorat Jenderal (Sekditjen) KSDAE dan Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi (PJLKK). (ndi/diy)