Pemkab Probolinggo Gelar Vaksin Serentak,Di 33 Puskesmas dan 1 RSUD Waluyo Jati

Pemkab Probolinggo mengelar Vvaksin serentak,di 33 Puskesmas dan 1 RSUD Waluyo Jati.

Pemkab Probolinggo Gelar Vaksin Serentak,Di 33 Puskesmas dan 1 RSUD Waluyo Jati
Suasana vaksin di Puskesmas Paiton yang dikawal pihak kepolisian
Pemkab Probolinggo Gelar Vaksin Serentak,Di 33 Puskesmas dan 1 RSUD Waluyo Jati

PROBOLINGGO, HARIANBANGSA.net - Pemerintah Kabupaten Probolinggo serentak menggelar Vaksinasi pada seluruh Tenaga Kesehatan (nakes) di masing-masing puskesmas dan Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Probolinggo, Jum’at (30/1). Sebanyak 3.000 nakes mulai dilakukan vaksinasi Covid-19 secara serentak di 33 puskesmas dan RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Pantauan koran ini di Puskesmas Paiton, sebagian tenaga kesehatan (nakes) yang ada diwilayah Kecamatan Paiton mulai divaksin. Sebelum dilakukan vaksinasi, para medis itu sebelumnya melakukan pendaftaran diloket pertama.

Selanjutnya, langsung dilakukan skrining kesehatan dan bagi nakes yang dinyatakan layak atau sehat untuk mendapatkan vaksin langsung di Vaksinasi. Namun, usai divaksin nakes kembali dilakukan pendataan atau observasi dari hasil vaksinasi yang telah diberikan.

Kepala Puskesmas Paiton, dr. Nina Kartika mengatakan jika sekitar jam 8.00 pagi, Puskesmas Paiton sudah menggelar Vaksinasi kepada sebanyak 64 tenaga kesehatan yang sudah divaksin serentak dihari itu.

"Selanjutnya, vaksinasi bagi nakes itu akan digelar sampai 6 Februari mendatang kepada total sebanyak 352 nakes," ujar dr. Nina.

Dalam proses Vaksinasi yang diawasi langsung pihak kepolisian, BPBD dan beberapa pihak itu, tidak ada kendala apapun bagi para nakes yang sudah divaksin. "Para nakes yang sudah divaksin nyaris tidak ada kendala atau keluhan apapun. Vaksinasi disini berjalan lancar," terangnya.

Dijelaskannya, beberapa nakes yang ditemukan punya penyakit bawaan atau komorbid tidak diperkenankan untuk divaksin. "Harus sehat, tidak punya penyakit penyerta. Itu kriteria untuk dilakukan vaksin bagi nakes. Alhamdulillah, berjalan baik," tegasnya.

Ribuan nakes yang sudah mendapatkan e-ticket dan sudah terverifikasi ini dilakukan penyuntikan vaksin jenis Sinovac oleh 225 orang vaksinator yang sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan dari Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Semarang.

“Sebenarnya tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan e-ticket dan sudah terverifikasi sebanyak 3.213 orang. Tetapi untuk saat ini jumlah vaksin yang diterima sebanyak 3.000 dosis dari alokasi vaksin sebanyak 6.480 dosis,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono mengatakan, meskipun nanti sudah dilakukan vaksinasi Covid-19, tetapi protokol kesehatan wajib untuk terus dilakukan. Karena protokol kesehatan ini tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga masyarakat yang ada di sekitar. Terlebih vaksin ini masih belum menjangkau semuanya.

“Tentunya kita berharap dengan adanya vaksinasi ini kasus Covid-19 semakin menurun, karena semakin banyak orang yang kebal. Apalagi kalau nanti sekitar 75 persen di masyarakat ini mempunyai kekebalan, maka sudah terbentuk herd immunity. Virus-virus ini bisa dihambat sehingga kasusnya bisa berkurang bahkan hilang,” tegasnya. (ndi/diy)